Cara Menghapus Cache Browser

Written by de Santoz on . Posted in Blog, Tutorial

cara menghapus cache browserCache Browser merupakan salah satu fasilitas browser yang berfungsi untuk menyimpan data situs-situs yang pernah Anda kunjungi di peramban. Data-data ini bisa berupa teks, gambar, atau file. Apabila Anda mengaktifkan cache di peramban, akses ke halaman yang pernah Anda kunjungi sebelumnya akan lebih cepat.

Sementara Cookies menyimpan data username dan password Anda saat log in ke situs. Jika Anda mengaktifkannya, peramban akan memunculkan username dan password saat Anda ingin masuk ke situs yang Anda kunjungi sebelumnya. 

Cara Backup Website Melalui Cpanel

Written by de Santoz on . Posted in Keamanan Website, Tutorial

Backup Website

Backup Website merupakan suatu kewajiban rutin yang harus dilakukan oleh pemilik website demi menjaga keamanan data Website anda. Data website bisa hilang dengan berbagai cara dan alasan termasuk serangan berbahaya, hacking, masalah server, dan kesalahan sumber daya manusia.

Sebagai langkah preventif, Anda bisa mencoba fitur Backup Wizard yang terdapat pada Cpanel Anda. Caranya sebagai berikut:

Memperbaiki Error Code Pada Website

Written by de Santoz on . Posted in Tutorial

arti error code, memperbaiki error codeMemperbaiki Error Code

Pada artikel blog RedCreatives sebelumnya telah kita bahas arti dari macam-macam error code yang terjadi pada suatu website. Kali ini pembahasan yang akan saya sampaikan adalah cara / petunjuk untuk memperbaiki error code tersebut. Silahkan disimak.

 

Kode Error 400: Bad Request

Error 400 ini artinya adalah kode untuk Bad Requset Error. Silahkan Anda periksa kembali terlebih dahulu ketika Anda mengetikkan alamat situs website pada address bar browser Anda, di sana mungkin terdapat kesalahan dalam penulisan alamat URL atau website dan komputer server tidak dapat mengenali request komputer Anda.

Arti Error Code 401, 403, 404, 406, 500, 503, 509

Written by de Santoz on . Posted in Tutorial

arti error codeArti Error Code Pada Website

Ketika sedang berselancar di dunia maya, pastinya anda pernah menemukan beberapa webiste yang hanya menampilkan “error code”, semisal Error Code 401, 403, 404, 406, 500, 503, 509, dsb. Atau barangkali, website Anda sendiri yang tiba-tiba tidak bisa diakses dan hanya menampilkan error code seperti di atas. Apa saja penyebab dan arti dari kode error tersebut? simak penjelasannya berikut ini: